Mungkin sudah ratusan hari jemari tangan ini tak pernah sempatkan untuk menulis, walau hanya puluhan kata. Ya, rasa malas yang menggelayut diri tak pernah pergi menjauh bahkan pergi sejenak pun tak pernah. Padahal, banyak rasa, kisah dan kenangan yang harusnya selalu Aku tulis rapi untuk menjadi diari pribadi yang mungkin bermanfaat di lain waktu. Catatan-catatan kecil dibuku saku, draft di ponsel, bahkan catatan disecarik kertas yang masih tersimpan rapi setia menunggu giliran untuk ditulis kembali dalam blog ini. Aku memang suka menulis. Menulis apa saja yang aku dengar, lihat dan rasakan. TV dan buku mungkin sumber yang paling banyak menginspirasiku. Dari keduanya, banyak hal yang Aku ambil sebagai inspirasi dalam menjalani hidup. Apa yang Aku lihat, dengar dan rasakan, mungkin tidaklah selalu benar menurutku. Namun, semua itu selalu aku jadikan pelajaran berharga.
Aku sepakat, rasa malas selalu pasti hadir dalam setiap waktu. Tapi bukan berarti tidak dapat segera diatasi. Salah satu tips pribadi untuk menghindarkan rasa malas adalah dengan banyak melihat film yang menginspirasi. Kadang dari film-lah semangat baru itu muncul. Dengan melihat film, selain akan mendapat "pelajaran" baru, tubuh yang penatpun akan segera rileks. Rekreasi dan membaca buku juga bisa dilakukan untuk menghindarkan diri dari rasa malas berkepanjangan. Sekarang, tinggalkan kata Malas, saatnya beranjak dengan kata berikutnya, SEMANGAT!
------ Saat Aku menulis ini, semangat dalam diri begitu berkobar. Terasa seperti turun dimedan perang! ..hehe. Kini jemari tangan sibuk menulis kesibukan baruku selepas meninggalkan sejenak bangku kuliah. ("berhenti sejenak") Ya, sekarang aku tidak lagi sedang sibuk dengan tugas, masuk kelas, dan SKRIPSI. Tapi aku kini sibuk dengan dunia baruku, Yap! dunia baru bagi seorang entrepreneur muda dan calon diplomat muda..Ehem.
Berbicara soal "Bisnis", pasti orientasinya selalu uang. Uang seakan segalanya, mau makan, belanja, sampe mau pipis ditoilet umum-pun selalu harus pake' uang!! hem, makanya tak salah kalau ada kalimat "tak ada makan siang gratis!".....
Walau bisnis yang aku jalani sekarang bisa dibilang bisnis kecil-kecilan, dengan omset masih rata-rata 200rb perhari, bagiku ini sudah merupakan awal yang baik. Aku yakin dengan segala tekad, kemauan dan kerja keras pastilah usaha baruku ini akan berjalan sukses.
Bisnis kedai kopi yang aku geluti sekarang memang banyak menyita perhatianku. dua belas dari dua puluh empat jam setiap hari aku curahkan untuk bisnis ini, maklum, sekarang aku lagi cinta berat dengan yang namanya "Maestro Coffee Shop". nama yang cukup keren untuk sebuah kedai kopi kan??.... Hehe...
Aku sepakat, rasa malas selalu pasti hadir dalam setiap waktu. Tapi bukan berarti tidak dapat segera diatasi. Salah satu tips pribadi untuk menghindarkan rasa malas adalah dengan banyak melihat film yang menginspirasi. Kadang dari film-lah semangat baru itu muncul. Dengan melihat film, selain akan mendapat "pelajaran" baru, tubuh yang penatpun akan segera rileks. Rekreasi dan membaca buku juga bisa dilakukan untuk menghindarkan diri dari rasa malas berkepanjangan. Sekarang, tinggalkan kata Malas, saatnya beranjak dengan kata berikutnya, SEMANGAT!
------ Saat Aku menulis ini, semangat dalam diri begitu berkobar. Terasa seperti turun dimedan perang! ..hehe. Kini jemari tangan sibuk menulis kesibukan baruku selepas meninggalkan sejenak bangku kuliah. ("berhenti sejenak") Ya, sekarang aku tidak lagi sedang sibuk dengan tugas, masuk kelas, dan SKRIPSI. Tapi aku kini sibuk dengan dunia baruku, Yap! dunia baru bagi seorang entrepreneur muda dan calon diplomat muda..Ehem.
Berbicara soal "Bisnis", pasti orientasinya selalu uang. Uang seakan segalanya, mau makan, belanja, sampe mau pipis ditoilet umum-pun selalu harus pake' uang!! hem, makanya tak salah kalau ada kalimat "tak ada makan siang gratis!".....
Walau bisnis yang aku jalani sekarang bisa dibilang bisnis kecil-kecilan, dengan omset masih rata-rata 200rb perhari, bagiku ini sudah merupakan awal yang baik. Aku yakin dengan segala tekad, kemauan dan kerja keras pastilah usaha baruku ini akan berjalan sukses.
Bisnis kedai kopi yang aku geluti sekarang memang banyak menyita perhatianku. dua belas dari dua puluh empat jam setiap hari aku curahkan untuk bisnis ini, maklum, sekarang aku lagi cinta berat dengan yang namanya "Maestro Coffee Shop". nama yang cukup keren untuk sebuah kedai kopi kan??.... Hehe...
Bersambung..............
