Batu,
Minggu (25/12) bertempat di Desa Toyomerto mahasiswa Ilmu Komunikasi
Universitas Muhammadiyah Malang menggelar serangkaian acara bertajuk “Go Green
– Lestarikan Hutan, Selamatkan Masa Depan”. Acara yang digagas oleh seluruh
mahasiswa kelas Ekternal Internal PR 2009 ini merupakan aksi nyata kepedulian mahasiswa
dalam membawa misi pelestarian bagi lingkungan, mengingat beberapa waktu lalu
terjadi kebakaran hutan di puncak Gunung Panderman. Acara yang melibatkan kurang lebih
400 orang ini terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari: Bakti
Sosial; Tracking Panderman; Penanaman 2000 Pohon; Pentas Seni Rakyat dan
diakhiri dengan Pelepasan 1000 burung Pipit.
Dalam
sambutannya, perwakilan Panitia Pelaksana menjelaskan, bahwa keseimbangan
ekosistem yang ada didaerah pegunungan wajib dijaga, selain untuk menyelamatkan
lingkungan, aksi ini juga bertujuan untuk melestarikan habitat burung di daerah
gunung Panderman. Sementara itu, Dosen Pembina yang juga berkesempatan
memberikan sambutan, Ibu Anna Maria Ulfa menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan
media latihan para mahasiswa PR dalam membuat program Eksternal Relations bagi
sebuah perusahaan. Program ini bertujuan untuk menjalin kedekatan yang saling
menguntungkan antara pihak perusahaan dengan masyarakat.
--------
Acara Tracking dimulai sejak pukul 05.00 dan diikuti kurang lebih 30 peserta
yang terdiri dari mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Pramuka UMM. Sedangkan acara
penghijauan di Desa Panderman diikuti kurang lebih 20 mahasiswa dengan dibantu
puluhan warga sekitar untuk menanam 300 pohon berbagai jenis. Acara penanaman
pohon selesai pukul 09.30. Para peserta kemudian melanjutkan perjalanan ke SDN
Pesanggrahan 2 Batu untuk mengikuti acara selanjutnya yaitu pentas seni rakyat
dan pelepasan 1000 burung Pipit.
Tepat
pukul 12.30 wib kegiatan pentas seni rakyat dimulai. Acara yang dihadiri
seluruh mahasiswa External Internal PR dan puluhan warga desa Toyomerto berjalan
cukup meriah. Hiburan musik dangdut dengan dua penyanyi lokal mampu menarik
perhatian masyarakat untuk datang menyaksikan acara ini. Dengan suguhan musik
yang memanjakan telinga, para warga yang hadir larut dalam nuansa santai dan
menghibur. Tak sedikit dari mereka yang ikut berjoged, bahkan juga ada beberapa
di antara warga yang hanya dengan “joged jempol”. Berbagai judul lagu
dinyanyikan para penyanyi, termasuk Cicil dan Yudha wakil dari mahasiswa dengan
ditemani sejumlah pemuda yang asyik ikut berjoged diatas panggung, ah, semakin
menguatkan citra dangdut memang benar-benar untuk rakyat..
Acara
pentas seni rakyat ini ditutup dengan aksi pelepasan 1000 burung pipit oleh
bapak Bambang selaku wakil masyarakat dengan ditemani Ibu Anna dan puluhan
anak-anak desa.