Jumat, 30 Desember 2011

Mahasiswa IKOM Hijaukan Panderman



Batu, Minggu (25/12) bertempat di Desa Toyomerto mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang menggelar serangkaian acara bertajuk “Go Green – Lestarikan Hutan, Selamatkan Masa Depan”. Acara yang digagas oleh seluruh mahasiswa kelas Ekternal Internal PR 2009 ini merupakan aksi nyata kepedulian mahasiswa dalam membawa misi pelestarian bagi lingkungan, mengingat beberapa waktu lalu terjadi kebakaran hutan di puncak Gunung Panderman. Acara yang melibatkan kurang lebih 400 orang ini terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari: Bakti Sosial; Tracking Panderman; Penanaman 2000 Pohon; Pentas Seni Rakyat dan diakhiri dengan Pelepasan 1000 burung Pipit.

Dalam sambutannya, perwakilan Panitia Pelaksana menjelaskan, bahwa keseimbangan ekosistem yang ada didaerah pegunungan wajib dijaga, selain untuk menyelamatkan lingkungan, aksi ini juga bertujuan untuk melestarikan habitat burung di daerah gunung Panderman. Sementara itu, Dosen Pembina yang juga berkesempatan memberikan sambutan, Ibu Anna Maria Ulfa menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan media latihan para mahasiswa PR dalam membuat program Eksternal Relations bagi sebuah perusahaan. Program ini bertujuan untuk menjalin kedekatan yang saling menguntungkan antara pihak perusahaan dengan masyarakat. 
-------- Acara Tracking dimulai sejak pukul 05.00 dan diikuti kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Pramuka UMM. Sedangkan acara penghijauan di Desa Panderman diikuti kurang lebih 20 mahasiswa dengan dibantu puluhan warga sekitar untuk menanam 300 pohon berbagai jenis. Acara penanaman pohon selesai pukul 09.30. Para peserta kemudian melanjutkan perjalanan ke SDN Pesanggrahan 2 Batu untuk mengikuti acara selanjutnya yaitu pentas seni rakyat dan pelepasan 1000 burung Pipit.
Tepat pukul 12.30 wib kegiatan pentas seni rakyat dimulai. Acara yang dihadiri seluruh mahasiswa External Internal PR dan puluhan warga desa Toyomerto berjalan cukup meriah. Hiburan musik dangdut dengan dua penyanyi lokal mampu menarik perhatian masyarakat untuk datang menyaksikan acara ini. Dengan suguhan musik yang memanjakan telinga, para warga yang hadir larut dalam nuansa santai dan menghibur. Tak sedikit dari mereka yang ikut berjoged, bahkan juga ada beberapa di antara warga yang hanya dengan “joged jempol”. Berbagai judul lagu dinyanyikan para penyanyi, termasuk Cicil dan Yudha wakil dari mahasiswa dengan ditemani sejumlah pemuda yang asyik ikut berjoged diatas panggung, ah, semakin menguatkan citra dangdut memang benar-benar untuk rakyat..
Acara pentas seni rakyat ini ditutup dengan aksi pelepasan 1000 burung pipit oleh bapak Bambang selaku wakil masyarakat dengan ditemani Ibu Anna dan puluhan anak-anak desa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar